Berlibur ke Purwokerto? Kunjungi Tempat-Tempat Wisata Ini!


Purwokerto adalah sebuah kota berkembang yang sangat menarik dan patut untuk dikunjungi. Purwokerto terletak di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Gambar di atas adalah gedung tertinggi di Purwokerto (saat ini sedang dibangun RITA Supermall yang mungkin akan melebihi tinggi Hotel tersebut). Hotel yang baru selesai dibangun awal 2012 lalu, memiliki ciri khas dengan bentuk gedung/bangunan yang unik.

Gerbang Masuk Lokawisata Baturraden
Tentu sudah tidak asing lagi, kalau Kabupaten Banyumas memiliki objek wisata salah satunya seperti Baturraden. Kekhasan alam sangat terasa mulai dari hutan, air sungai yang jernih, sampai asrinya lokasi perkemahan (camping ground). Namun, ternyata Banyumas tidak hanya memiliki Baturaden saja.

Di Baturaden ada beberapa tempat yang bisa kita datangi, antara lain :




Hutan Pinus Baturraden
1. Wana Wisata,

Terletak 2 km dari lokawisata Baturraden. Di tempat ini dapat dinikmati keindahan alam hutan dilengkapi dengan tempat perkemahan yang dapat menampung 1000 tenda. Di tempat ini juga terdapat cagar alam dan pembibitan tanaman produksi seperti cemara, pinus dan sebagainya.







Pancuran Pitu (Tujuh) Baturraden
2. Pemandian Air Panas (belerang) dapat ditemui di:

a. Pancuran 3 (Telu), air panas yang mengandung belerang sangat diminati wisatawan, selain kehangatannya juga khasiatnya untuk mengatasi berbagai penyakit kulit dan tulang.

b. Pancuran 7 (Pitu), terletak 2,5 km dari Lokawisata Baturraden. Tempat rekreasi ini menyuguhkan keindahan alam dan hutan yang didukung dengan adanya Pancuran 7 sebagai tempat wisata husada.


Goa Sarabadak, dekat Pancuran Pitu
3. Goa Sarabadak,

beranjak dari pancuran 7 menelusuri jalan setapak wisatawan dapat menikmati kesegaran air hangat dan dingin di Goa sarabadak, dengan bebatuan warna keemasan yang menakjubkan.


(klik gambar untuk memperbesar)




Curug di Telaga Sunyi
4. Telaga Sunyi

Telaga sunyi terletak ± 3 km di sebelah Timur Lokawisata Baturraden. Tempat rekreasi ini menyajikan telaga yang indah dan berair dingin, dan pada musim-musim tertentu dapat dijumpai aneka warna kupu-kupu dan capung yang beterbangan disekitar telaga.




(klik gambar untuk memperbesar)
Curug Gede, Baturraden
5. Curug Gede

terletak di desa Wisata Ketenger, kurang lebih 3 km dari Lokawisata Baturraden. Wisatawan ditempat ini dapat menikmati air terjun dengan keindahan atam dan lempengan batu.


(klik gambar untuk memperbesar)




6. Curug Cipendok,

Terletak di desa Karang Tengah kecamatan Cilingok , kurang lebih 25 km dari kota Purwokerto. Obyek wisata alam ini berupa air terjun dengan ketinggian 92 m yang dikelilingi pemandangan alam dan hutan yang indah.





(klik gambar untuk memperbesar)


7. Curug Ceheng
Obyek wisata ini menampilkan keindahan air terjun yang diselingi dengan maraknya satwa lawa yang berterbangan.7. Pemandian Kalibacin, terletak di desa Tambak Negara kecamatan Rawalo 17 km dari Purwokerto. Obyek wisata ini merupakan peninggalan sejarah kerajaan Indonesia maupun jaman Belanda terbukti dengan prasastinya. Dikenal dengan nama wisata Husada, karena wisatawan disamping dapat menikmati keindahan alamnya sekaligus dapat menyembuhkan penyakit kulit dan tulang.

Di Purwokerto juga terdapat bayak monumen dan museum diantaranya :




1. Monumen Sepoer

Monumen Sepoer adalah sebuah bekas lokomotif uap yang telah direhabilitasi sedemikian rupa yang diletakan di halaman kantor Perusahaan Jawatan Kereta Api DAOP IV Purwokerto sebagai monumen. Pertama kali kereta api beroperasi di Jawa Tengah pada tanggal 10 Agustus 1867, yaitu Lintas Semarang - Temanggung yang dibangun oleh perusahaan swasta yaitu N.V. Nederland Indische Spoorweg Maatschappij ( NISM ). Pembangunan ini merupakan yang pertama di Indonesia.



2. Museum Wayang Sendang Mas Museum ini terletak di kompleks Pendopo Kabupaten Banyumas Lama di Kota Banyumas. Gedung Museum ini memiliki luas 93,4 m². Nama Sendhang Mas merupakan kependekan dari 'Seni Pedhalangan Banyumas'. Tujuan didirikannya Museum ini adalah untuk melestarikan kebudayaan Jawa khususnya wayang.Koleksi museum wayang ini antara lain berisi wayang kulit gagrag Banyumas, gagrag Solo, gagrag Yogyakarta, Sunggingan gagrag Banyumas, wayang krucil ( klithik ), wayang beber, dan kaligrafi huruf Jawa ( dalam bentuk gunungan dan punakawan ). Ada juga satu perangkat gamelan slendro dari perunggu lengkap dengan buku - buku tentang pewayangan.


3. Monumen Gatot Subroto

Monumen ini dibuat untuk mengenang dan menghormati jasa dan perjuangan Jenderal TNI Anumerta Gatot Subroto yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional dengan keputusan Presiden RI No. 222 Tahun 1962. Monumen ini terletak di Berkoh ( pintu masuk kota purwokerto bagian timur ). Monumen ini berbentuk Patung Jenderal Gatot Subroto menunggang kuda dengan tegap dan gagah perkasa, manatap ke depan dengan kendali di tangan.Patung ini terbuat dari perunggu seberat 2 ton, dengan tinggi 4 meter dari kaki kuda sampai topinya. Patung ini berdiri di atas landasan berbentuk silinder beton dengan tinggi 5 meter serta dengan bentuk alas persegi lima, dan dikelilingi pagar besi. Tempat ini dihiasi lampu jalan sebanyak 23 buah dan disertai dengan pertamanan seluas 2.270 m². Monumen ini diresmikan tanggal 24 Mei 1982 oleh Menteri Pertahanan Keamanan / Panglima ABRI, Jenderal TNI M. Jusuf.



4. Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman

Monumen yang terletak di pinggir Sungai Logawa Kecamatan Karanglewas, kurang lebih 4 km dari kota Purwokerto ini dibangun untuk mengenang perjuangan Jenderal Soedirman di Kabupaten Banyumas, khususnya Purwokerto. Berkat keahlian strategi dan kepandaian dalam bernegosiasi dengan penjajah Jepang maka pengambilalihan kekuasanan dari penjajah Jepang kepada para pejuang di Kabupaten Banyumas berjalan tanpa pertumpahan darah. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 15 Oktober 1945 bertempat di Markas Komando Kesatuan Pertahanan Jawa Tengah di Magelang.



5. Museum Uang Bank Rakyat Indonesia
Tak hanya hanya Mandiri yang memiliki Museum Bank Mandiri di kawasan Kota Jakarta. tetapi Bank Rakyat Indonesia juga memiliki Museum di Purwokerto Jawa Tengah. Museum ini didirikan pada 16 Desember 1895 oleh Patih Aria Wirjaatmadja dan diresmikan tahun 1990.
(klik gambar untuk memperbesar)

6. Monumen Sepuluh

Monumen Sepuluh berbentuk bambu runcing patah sebanyak 10 buah. Monumen ini menggambarkan gugurnya 10 pahlawan anggota Brigade XVII Tentara Pelajar Kompi Purwokerto dalam periode Perang Kemerdekaan I dan II.Pada monumen tersebut tertera nama - nama pahlawan yang gugur antara lain adalah Darsono ( gugur 1949 di Tipar ); Djumerut ( gugur 1947 di Pamijen ); Kakekat Kusumo ( gugur 1947 di Rempoah ); Kusdarto ( gugur 1947 di Pamijen ); Mulyono ( gugur 1947 di Sokaraja ); Utoyo ( gugur 1947 di Blembeng ); Oloan Nasution ( gugur 1947 di Rempoah ); Sutoyo ( gugur 1947 di Baseh ); Sukisno ( gugur 1949 di Salem ); dan Tolib ( gugur 1949 di Pacul atau Tegal ).


sumber: Google

Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
Wednesday, August 31, 2016 at 1:45:00 PM GMT+7 ×

Pendaftaran Mahasiswa Baru bebas Uang SPA/PANGKAL/GEDUNG

Assalamu'alaikum..

Bagi yang mempunyai saudara yang ingin kuliah. Akademi Kebidanan Perwira Husada dan Akademi Manajemen RS Kusuma Husada memberikan beasiswa pendidikan kepada 30 orang calon mahasiswa pada prodi D3. Kebidanan dan prodi D3 Manajemen Rumah Sakit (bayar biaya pendidikan TANPA Uang SPA/Uang Gedung/SPI/Uang Pangkal).

Preferensi:
1. Lulusan SMA/SMK/MA
2. Menyukai/ tertarik dunia kebidanan dan manajemen RS

*Deadline 30 September

Info lebih lanjut bisa hub:
Sekretariat pendaftatan PMB di kampus Kusuma Husada jl. Gerilya Timur belakang kolam renang Tirta Kencana, Berkoh, Purwokert
CP ; Bpk Tarwan 085290256444
Mas Andri 085694937244
Eko Suwondo 081390646000

Yayasan Kusuma Husada jg menerima mahiswa baru program studi D3 Farmasi (Akademi Farmasi Kusuma Husada) yg memungkinkan lulusannya cepat bekerja.

Silahkan dishare ke group2

Congrats bro sularso budilaksono you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar